16 Juni 2024

Vccbay.com

Pojok Informasi Menarik

Yuk Kenali Bahan Sweater yang Bagus Sebelum Membeli, Jangan Asal Pilih!

sweater wanita

Saat cuaca sedang dingin, pakaian jenis rajut seperti sweater merupakan andalan bagi banyak orang. Sebab jenis pakaian luar ini mampu membantu menjaga suhu tubuh tetap hangat saat cuaca dingin. Namun bahan yang digunakan untuk membuat baju rajut tersebut juga bermacam macam dengan kelebihannya tersendiri. Daripada asal pilih, yuk kenali bahan yang bagus sebelum membeli sweater wanita ataupun atasan rajut lainnya.

Bahan Baju Rajut yang Bagus

  1. Kain Fleece

Punya bulu halus seperti wool, kain fleece termasuk sebagai salah satu bahan yang umum dipakai untuk membuat baju rajut. Kain ini biasanya diperoleh dari campuran wool dan kapas, teksturnya lembut dan mampu menyerap air dengan baik. Baju dari kain fleece tidak panas saat digunakan tapi mampu menghangatkan tubuh.

Jenis kain fleece ini terbagi kembali menjadi beberapa macam, seperti cotton fleece dan fleece PE. Di pasaran, knitting cotton fleece begitu laris. Anda bisa menggunakannya di musim apapun, karena bahannya yang terbuat dari katun terasa dingin namun tetap mampu menghangatkan. Sementara fleece PE cenderung lebih hangat karena terbuat dari bahan polyester sampai 50-70%.

  1. Kain Wool

Sweater yang terbuat dari bahan wool juga tidak kalah populer. Bikin ini biasanya digunakan untuk membuat baju rajut yang akan dipakai di daerah beriklim dingin. Karena kainnya yang terbuat dari bulu biri biri atau domba memang sangat hangat. Kain tersebut punya tekstur yang kenyal, kuat dari serangan bakteri dan jamur, serta mampu menahan panas dengan baik.

  1. Kain Baby Terry

Sama seperti fleece, kain baby terry juga terbagi menjadi baby terry cotton dan baby terry PE. Terbuat dari 100% katun, baby terry cotton punya tekstur yang sangat lembut dan sejuk di kulit. Sehingga baju rajut seperti ini sangat cocok dipakai di iklim tropis seperti Indonesia, saat cuaca panas tidak akan membuat anda merasa tercekik.

Sedangkan variasi baby terry PE yang terbuat dari biji plastik bisa dikatakan lebih ramah lingkungan. Karena prosesnya melalui polimerisasi hingga membentuk serat yang disulap menjadi kain. Yang mana baby terry PE punya daya serap keringat yang baik, dengan tekstur ringan dan lembut sehingga sangat nyaman digunakan di segala kondisi.

  1. Kain Cashmere

Cashmere atau kashmir merupakan bahan sweater yang punya kesan mewah. Seratnya terbuat dari wol alami, berasal dari domba cashmere. Dimana hewan tersebut hidup di wilayah Himalaya dan gurun Gobi. Jadi untuk mendapatkan bahannya memang cukup sulit, itulah kenapa harganya pun relatif lebih mahal dari bahan lainnya.

Kelebihan dari kain cashmere yaitu bahannya yang hangat dan lembut. Karakteristiknya sama persis dengan bulu bulu domba cashmere. Meskipun ringan, rasanya begitu hangat saat menggunakannya dan terasa lembut ketika disentuh. Sehingga baju rajut dari kain cashmere cocok dipakai di negara empat musim saat musim dingin tiba.

  1. Kain Sintetis

Banyak produsen yang membuat baju knitting dari kain sintetis setelah industri tekstil berkembang pesat. Sehingga anda dapat menemukan sweater yang terbuat dari bahan poliamida yang lebih lembut dan ringan dari bahan alami. Meskipun dari segi ketahanannya terhadap air dan kehangatan memang masing kalah dari kain yang berasal dari serat alami.

Bagi anda yang sedang mencari baju rajut, deretan bahan di atas dapat dijadikan pertimbangan. Setiap kain punya karakteristik tersendiri, jadi silakan disesuaikan dengan selera masing masing. Anda bisa cek katalog Benang Jarum, tersedia pilihan sweater dari berbagai bahan berkualitas yang cocok untuk sehari hari.